Senin, 19 Agustus 2019

MAN ENREKANG IKUTKAN TIGA BARISAN INTI PADA LOMBA GERAK JALAN DI BARAKA



Baraka (INMAS MAN ENREKANG) Lomba gerak jalan dalam rangka peringatan Dirgahayu RI Ke-74 dilaksanakan di Kecamatan Baraka hari Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 13.30 waktu setempat. Lomba gerak jalan tersebut dirangkaikan dengan pawai antar instansi dan organisasi masyarakat. Adapun rute gerak jalan yaitu dimulai dari lapangan Baraka, naik sampai depan BRI Cabang Nanti, kemudian belok ke jalan poros Baraka, dan finis di depan kantor Camat Baraka.

Dalam rangka partisipasi di kegiatan rutin tahunan tersebut,  MAN Enrekang menurunkan tiga barisan inti pada lomba gerak jalan. “MAN Enrekang mengikutkan tiga barisan inti yaitu Barisan Pramuka dengan nomor urut 3 memakai seragam Pramuka lengkap. Kemudian barisan Paskib nomor urut 5 dengan seragam merah putih. Dan terakhir barisan Paskib nomor Urut 7 dengan seragam putih-putih khas seragam Paskibra” Jawab Rus'an Samad, SE. sebagai pelatih Paskib MAN Enrekang.


“Rencana sebelumnya kita akan turunkan empat barisan gerak jalan, namun karena barisan PMR dipersiapkan untuk mengawal kegiatan pawai, jadi untuk lomba gerak jalan kami hanya mengikutkan tiga barisan inti” jelas Farid Ahmadi, S. Ag, M. Pd.I, sebagai Wakamad Kesiswaan MAN Enrekang.

Dalam rangka mengikuti lomba gerak jalan di Kecamatan Baraka, ketiga barisan inti MAN Enrekang memang sudah dilatih secara intensif selama bulan Agustus. Persiapan dan latihan yang cukup matang terlihat pada saat lomba. Ketiga barisan dari MAN Enrekang dapat memperlihatkan barisan yang kompak dan rapi sehingga barisannya cukup memukau perhatian penonton. (MUR)


MAN ENREKANG SUKSES LAKSANAKAN PAWAI HUT RI TERPANJANG DI KECAMATAN BARAKA

MAN Enrekang Sukses Laksanakan Pawai HUT RI Terpanjang Di Kecamatan Baraka
Baraka (Inmas Man Enrekang) Pemerintah Kecamatan Baraka melaksanakan kegiatan semarak HUT RI yang ke-74. Kegiatan tersebut sudah menjadi rutinitas tahunan di Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang. Kegiatan berisi iring-iringan Marching Band, pawai, dan lomba gerak jalan. Khusus untuk pawai dan gerak jalan tingkat SMA dan umum dilaksanakan tepat 17 Agustus 2019 setelah pelaksanaan upacara bendera di lapangan Baraka.
MAN Enrekang sebagai institusi naungan Kemenag Kabupaten Enrekang juga turut berpartisipasi pada kegiatan tersebut dengan menurunkan group Marching Band, tiga barisan peserta lomba gerak jalan, serta pawai yang mengikut sertakan semua personil MAN Enrekang. Yakni, Pendidik, tenaga Kependidikan, dan para peserta didik.
Untuk pawai kali ini MAN Enrekang turut memeriahkan HUT RI dengan menurunkan seluruh elemen Madrasah, dimulai Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, staf tata usaha, para guru atau pendidik, serta semua siswa dan siswi MAN Enrekang mulai kelas X sampai kelas XII yang jumlahnya kurang lebih sekitar 800 personil.
“Sebagai Kepala Madrasah, saya turut berpartisipasi dalam kegiatan pawai ini sebagai penyemangat bagi seluruh komponen Madrasah mengikuti kegiatan ini, karena memang sudah diintruksikan sebelumnya bahwa seluruh komponen dari MAN Enrekang wajib mengikuti kegiatan siang hari ini” ucap Dr. H. Rukman A. Rahman, MA.
“Untuk menjaga kekompakan dan tertibnya kegiatan pawai, siswa dan siswi MAN Enrekang menggunakan pakaian batik dan putih abu-abu ciri khas MAN Enrekang, serta untuk pendidik dan tenaga kependidikan MAN Enrekang diintruksikan memakai seragam Olah Raga warna atau pakaian training biru kombinasi abu-abu dari Kemenag Kabupaten Enrekang” Terang Hamzah, S. Ag. M. Ag. Sebagai Wakamad Humas MAN Enrekang dalam pengumumannya.
Khusus untuk rombongan Marching Band dan rombongan pawai, rombongan MAN Enrekang terlihat menjadi peserta pawai terpanjang di Kecamatan Baraka, apalagi peserta pawai memang sudah dikoordinir oleh para guru untuk tetap menjaga kerapihan barisan yakni tetap teratur tiga baris agar tidak memenuhi jalanan dan rombongan pawai tetap rapi. Apalagi para peserta pawai dari MAN Enrekang kelihatan tambah semarak karena semua peserta sudah diberikan bendera Merah Putih mini yang dikibarkan selama pawai. Bahkan terlihat kepala madrasah juga turut mengkoordinir para siswa agar tetap menjaga keutuhan barisan. (mur)

Minggu, 14 Juli 2019

Inilah Keseruan Kegiatan MPLM 2019 MAN Enrekang



Baraka (INMAS MAN ENREKANG) Kegiatan MPLM (Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah) atau biasa juga disebut MOS (Masa Orientasi Siswa) di MAN Enrekang dilaksanakan pada tanggal 8 s.d. 10 Juli 2019, kemudian ditambah dengan kegiatan Porseni Siswa Baru dari tanggal 11 s.d. 13 Juli 2019.

Jumlah calon siswa baru MAN Enrekang 2019 sekitar 277 siswa, para calon siswa baru tersebut kemudian dikelompokkan menjadi 9 gugus. Untuk materi yang dibawakan pada setiap pertemuan di setiap gugus antara lain, Wawasan Wiyata Mandala, Hak dan Kewajiban Siswa, Sosialisasi Ekskul, Akhlakul Karimah, Tata Cara Sholat, Baca Tulis Al-Qur’an, Olah Raga Gembira, dan Observasi Lingkungan/Baksos.

Adapun yang membawakan materi adalah para guru MAN Enrekang yang sudah sudah diberikan jadwal oleh pihak panitia.


Ada beberapa hal menarik dan seru dalam pelaksanaan MOS tahun ini, seperti diberlakukannya sesi Breakfast atau sarapan pagi bagi para calon siswa baru. Setiap paginya para calon siswa baru diarahkan untuk mengikuti apel pagi di lapangan madrasah, lalu mereka dikoordinir untuk sarapan pagi dengan snack yang mereka bawa dari rumah masing-masing.

Rus'an Shamad, SE. selaku koordinator kegiatan dalam arahannya pada hari Selasa pagi, tanggal 9 Juli 2019, mengajak siswa untuk tetap mengikuti aturan-aturan selama pelaksanaan MOS. “Kami mengharapkan kepada para calon siswa baru MAN Enrekang agar tetap disiplin dalam mengikuti kegiatan-kegiatan selama MOS, usahakan jangan membawa kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik sewaktu masih sekolah di sekolah menengah pertama”. Jelas guru BK tersebut. Setelah itu siswa diminta mengeluarkan roti dan minumannya untuk sarapan pagi bersama di lapangan madrasah. Hal tersebut diharapkan agar para siswa terbiasa sarapan pagi sebelum beraktivitas.

Setelah sarapan pagi, siswa dikoordinir menuju ke gugus masing-masing untuk mengikuti materi dari para guru. Hal menarik lainnya yakni pada sesi pelatihan atau praktik tata cara sholat. Pemateri menyuruh beberapa siswa untuk praktik tata cara sholat wajib di hadapan teman-temannya. Dimulai dari takbiratul ihram hingga salam.



Kegiatan materi MOS atau MPLM berakhir pada hari Rabu, 10 Juli 2019. Setelah itu para calon siswa mengikuti Porseni antar gugus selama tiga hari. Rencananya seluruh tahapan MPLM ditutup secara resmi pada hari Sabtu, tanggal 13 Juli 2019. (MUR)


Rabu, 10 Juli 2019

Sebanyak 277 Calon Siswa Baru MAN Enrekang Mengikuti Pembukaan MPLM 2019


Baraka (Inmas MAN Enrekang) Hari Senin, tepatnya tanggal 8 Juli 2019 dilaksanakan Upacara Bendera yang dirangkaikan dengan pembukaan MPLM atau Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah Tahun Pelajaran 2019/2020. Upacara tersebut juga merupakan upacara penaikan bendera perdana pada tahun pelajaran ini.

Upacara diikuti oleh seluruh calon siswa baru MAN Enrekang dan seluruh siswa MAN Enrekang yang baru naik kelas XI dan XII. Jumlah calon siswa baru tahun 2019/2020 kali ini sebanyak 277 siswa. Artinya calon siswa baru tahun ini mengalami peningkatan kuantitas karena jumlah siswa baru tahun lalu sebanyak 240 siswa. Selain dihadiri oleh para guru dan staf MAN Enrekang, upacara juga dihadiri oleh bapak KASI Penmad Kementerian Agama Kabupaten Enrekang Drs. Fakhri Abbas, M. Pd. Yang juga bertugas untuk memantau keadaan madrasah.


Kepala madrasah Dr. H. Rukman A. Rahman, S. Ag. MA. yang menjadi pembina Upacara mengucapkan selamat datang kepada calon siswa baru MAN Enrekang. Beliau juga secara resmi membuka Kegiatan MPLM sekaligus mengalungkan tanda peserta MPLM kepada perwakilan calon siswa baru. Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah ini dilaksanakan selama tiga hari yaitu tanggal 8 s.d. 10 Juli 2019.


Sebelum menutup amanatnya Kepala Madrasah juga mempersilahkan kepada 8 guru baru yang diangkat sebagai CPNS di MAN Enrekang. Guru baru tersebut berasal dari beberapa daerah di Sulawesi Selatan. Mereka maju memperkenalkan diri, asal daerah, dan mata pelajaran yang diampu.

Setelah upacara bendera, para peserta MPLM langsung dipandu oleh Rus’an Shamad, SE. Selaku koordinator MPLM atau MOS 2019. Para peserta kemudian dikelompokkan menjadi 9 gugus serta langsung diarahkan menuju kelas yang telah ditentukan untuk selanjutnya menerima pengarahan oleh kakak kelas mereka yang ditugaskan sebagai panitia.  Kemudian bersiap-siap menerima materi dari guru yang ditunjuk sebagai pemateri. (MUR)

Selasa, 02 Juli 2019

PORSENDA MAN ENREKANG MENGGALI BAKAT DAN MERAJUT KEBERSAMAAN



Baraka (INMAS MAN ENREKANG) Porsenda (Pekan Olahraga, Seni, dan Dakwah) MAN Enrekang dilaksanakan pada tanggal 24 sampai dengan 29 Juli 2019 di Lapangan Olahraga MAN Enrekang. Pada Porsenda semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 ini dipertandingkan cabang olahraga Futsal dan volli, sedangkan untuk cabang seni dan Dakwah yaitu lomba tilawah dan lomba adzan. 

Peserta dari lomba yang diselenggarakan persemester  tersebut yaitu terdiri dari seluruh  siswa dan siswi kelas X dan  XI MAN Enrekang. Ditambah dengan Tim Futsal The Teacher yang terdiri dari guru-guru MAN  Enrekang. Hal yang menarik yaitu tim tamu yaitu tim futsal dari Pondok Pesantren Umar Bin Abdul Aziz Rumbo Kecamatan Baraka. Tim dari Pesantren Umar Bin Abdul Aziz tersebut memang diundang secara spesial agar hubungan silaturahim dan kebersamaan  pada dua lembaga pendidikan Menengah Atas di Kecamatan Baraka ini tetap terjalin dengan baik.

Pada partai Final hari Sabtu, tanggal 29 Juni 2019 terlihat sangat meriah, para  penonton dari berbagai kelas begitu antusias untuk memberikan dukungan dan support kepada tim kesayangannya. Adapun hasil final Porsenda kali ini yakni, pada lomba futsal yang meraih Juara 1 adalah kelas XI MIPA 2 dan Juara 2 yakni kelas XI MIPA 6, sedangkan untuk juara 3 bersama yaitu The Teacher dan XI MIPA 3. 

Untuk perlombaan Bola Voli, yang mendapat Juara 1 putra yakni kelas XI MIPA 6 dan juara 2 adalah kelas X MIPA 3. Adapun untuk perlombaan Bola Voli Putri, hasilnya adalah juara 1 kelas X MIPA 3 dan  juara 2 kelas X MIPA 4. Tujuan utama dari Porsenda MAN Enrekang adalah untuk menggali bakat-bakat dari para Siswa-siswi MAN Enrekang di bidang Olahraga, Seni, dan Dakwah. “Tujuan lain dari Porsenda MAN Enrekang selain menggali bakat siswa adalah untuk mengisi kekosongan setelah ujian semester, jadi selama seminggu para siswa mengikuti perlombaan agar mereka tetap terkontrol dan tetap melakukan kegiatan positif sehingga tidak  berkeliaran ke mana-mana” ujar Syamsul Bahri, S. Pd. Sebagai salah satu guru olahraga sekaligus pembina berbagai Ekskul olahraga di MAN Enrekang. (MUR)

Senin, 11 Maret 2019

Bertemunya "MAN Enrekang dan SMAN 5 Enrekang", ada apa ya?




Baraka (Inmas MAN Enrekang) Dua sekolah yaitu MAN Enrekang dan SMAN 5 Enrekang kembali bertemu dalam suatu kegiatan. Tetapi kali ini bukan dalam rangka lomba atau kompetisi, bertemunya kedua sekolah yang masih satu kecamatan tersebut sehubungan dengan hari bersih nasional yaitu pada hari Kamis tanggal 7 maret 2019. 

MAN ENREKANG dan SMA 5 ENREKANG mengadakan baksos yang diikuti seluruh anggota OSIM & OSIS. Kegiatan ini diawali dengan pertemuan antar 2 sekolah di KPN pada pukul 07.30 yang merupakan salah satu masjid di kecamatan baraka. 


Untuk memberi pemahaman dan kesiapan para anggota dalam baksos kali ini, pasalnya kedua sekolah ini jarang terlibat kerja sama secara langsung, dan dengan adanya kegiatan seperti ini  terlebih lagi dalam hal kebersihan, karna sudah sangat jelas di agama islam bahwa “kebersihan sebagian dari iman” akan menambah rasa solideritas dan mempererat tali silahturahmi antar dua sekolah ini. Selain untuk menambah solidaritas antar dua sekolah tersebut, kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa “sadar lingkungan” tidak hanya kepada para anggota tetapi juga kepada masyarakat sekitar yang menyaksikannya. Setelah memberikan pemahaman selama beberapa menit, kedua  sekolah ini membagi menjadi 5 kelompok persekolah.

“Letak keserasian dan kekompakan dari dua sekolah ini terdapat pada penyatuan kelompok tersebut. Contohnya kelompok 1 dari MAN ENREKANG akan bergabung dengan kelompok 1 dari SMA, jadi mereka harus saling mengenal dan berbaur satu sama lain. Begitu juga dengan kelompok-kelompok lainnya”. Ucap St. Haiva Atthalia salah satu siswa dari MAN Enrekang.

Dalam bakti sosial ada 5 tempat yang dijangkau oleh sekolah-sekolah ini, termasuk salah satu taman di Kecamatan Baraka. “Kebetulan saya sendiri mendapat tugas di masjid yang berada di homebase, di sana kami sangat menikmati pekerjaan kami, tidak ada sama sekali rasa perbedaan antara siswa MAN Enrekang dan SMAN 5 Enrekang karena semua siswa fokus dalam membersihkan meskipun juga sekali-kali dibarengi candaan” lanjut St. Haiva Atthalia yang saat ini duduk di kelas X MIPA 2 MAN Enrekang.

Kegiatan di sini dimulai dengan pembagian tugas, ada  yang membersihkan bagian lantai, jendela, tempat wudhu, dan bagian halaman, semuanya akrab dan saling membantu satu sama lain.setelah semua rampung, semua tim diminta berkumpul di masjid raya, yaitu masjid terbesar di desa baraka. 

Di sana para tim diberikan konsumsi dan yang terpenting semuanya berbaur dalam satu tempat, serasa bahwa semuanya berasal dari satu sekolah. Para peserta tersebut pun sangat berharap kegiatan bersama seperti itu sering dilakukan agar hubungan antara dua sekolah favorit di kecamatan baraka ini bisa terus terjalin baik satu sama lain. Apalagi kedua sekolah tersebut sudah menjadi rival atau saingan pada setiap lomba yang diadakan, baik di tingkat kecamatan maupun tingkat provinsi. Ternyata istilah “musuh bebuyutan” hanya ada pada suasana lomba atau kompetisi resmi. Tetapi musuh bebuyutan bisa menjadi “Rekan kerja” yang sangat kompak dan “Sahabat Setia” yang sangat menyenangkan dan saling memperhatikan antara satu dengan lainnya. (Haiva, Mur)

Senin, 04 Maret 2019

KEMAH PENGAMBILAN TKK YANG DIRANGKAIKAN DENGAN PELANTIKAN BANTARA DAN LAKSANA



Assalamua’ alikum wr.wb

Salam pramuka!
Berbicara tentang pramuka pasti tidak lepas dengan ketangkasan dan ketangguhan para anggota pramuka saat berkemah kan? Kali ini saya akan memberikan sedikit info tentang perkemahan rutin yang dilakukan setahun sekali oleh salah satu sekolah di kab. Enrekang yaitu MAN ENREKANG. Kegiatan tersebut kami dengan tema “KEMAH PENGAMBILAN TKK YANG DIRANGKAIKAN DENGAN PELANTIKAN BANTARA DAN LAKSANA” kemah ini dilaksanakan pada hari sabtu, 23 februari 2019 sampai minggu pagi.

Bertempat di desa Dante Koa, lebih tepatnya di salah satu sekolah tingkat MTs disana. Sebelumnya telah ada koordinasi langsung kepada kepada sekolah MTs tersebut tentang kedatangan kami dan penggunaan sekolah tersebut, sehingga kami tidak perlu merasa risau tentang tempatnya.

Sebelum berangkat kelokasi para peserta perkemahan melalukan apel untuk memberikan pengarahan kepada peserta saat dalam perjalan, saat apel diterangkan beberapa peraturan contohnya; peserta dilarang menyalip kendaraan pembina dan kecepatan harus dibawah 50 km/jam, sungguh sekolah yang sangat disiplin bukan?

Setelah semuanya telah rampung
Sekitar pukul 4 sore rombongan perkemhan MAN ENREKANG membelah jalan menuju desa dante koa, jalur yang lumayan extream membuat beberapa peserta harus berkonsentrasi penuh dalam mengendalikan kendaraannya, ditambah lagi cuaca yang kurang mendukung dalam perjalanan. Tetapi saat seperti itu inilah kebersamaan dan semangat sangat terlihat diantara para peserta.

Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 2 jam, kami tiba di sekolah tersebut. beberapa peserta mulai mempersiapkan diri untuk sholat magrib dan yang lain memasukkan beberapa barang didalam kelas
Sekitar pukul 09.00 malam. Para peserta ujian TKK diberikan arahan tentang pelaksanaan ujian nanti, dan untuk para calon laksana diberi waktu 30 menit untuk mempersiapkan diri mereka dalam ujiannya .ada beberapa TKK yang di ujiankan, diantaranya TKK menjahit, memasak, P3K, pengamat, dan  pengatur rumah. Yang paling berkesan pada ujian kali ini terdapat pada ujian TKK pengamat, yaitu pada penciuman, para peserta memiiki beberapa jawaban berfariasi yang mengundang gelak tawa para penguji,  ada beberapa pesera yang memberikan jawaban yang sangat berbeda dari benda yang diberikan contohnya saja ada salah satu peserta yang diberikan dedaunan dan jawabannya adalah "buah naga” hahaha.. ada-ada saja, tapi inilah kesan dari sebuah perkemahan.

Ujian ini selesai sekitar jam 1 pagi , dan semua peserta kembali dan mempersiapkan diri mereka untuk beristirahat selepas melakukan ujian yang penuh gelak tawa tadi.



Keesokan paginya beberapa peserta mulai mempersiapkan makanan untuk sarapan atau membersihkan diri di kran air yang berada di ujung bangunan kelas, saya masih ingat pemandangan pagi itu bisa menghilangkan kantuk seketika, bukan main kabut tebal menyelimuti pegunungan disana, ditambah cahaya mentari menyelip dicelah-celah kabut, membuat saya tidak ingin beranjak kemana-mana.

Udaranya mulai menghangat, dan para peserta diberitahu akan dilakukannya senam. Setelah senam kami melakukan upacara pelantikan bantara dan laksana, juga musyawarah oleh dewan adat. Setelah itu persiapan pulang pun dilakukan. Disinilah ciri khas sekolah kami, tidak boleh ada sampah satu pun ,semua kelas dibersihkan dan dirapikan kembali.

Sekitar pukul 7 dini hari, Seluruh peserta menancap gas dan berjalan beriringan menuruni beberapa gunung disana, dan masih dengan peraturan berkendara yang sama. Sungguh pengalaman yang menyenangkan saya berharap bisa mengulangnya untuk kesekian kalinya.
Mungkin hanya itu info yang bisa saya sampaikan tentang perkemahan kali ini. Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan , mohon dimaafkan

Wassalamu’alaikum wr.wb


Oleh: Siti Haiva Atthalia

Scout MAN Enrekang Cetak Rekor Empat Kali Berturut-turut Juara Umum PPMK Kabupaten

Malua (INMAS MAN ENREKANG) Hari Minggu, tanggal 6 oktober 2019, PPMK ke-IV dengan tema "Inovasi Tanpa Batas Untuk Madrasah Hebat ...